Ada beberapa opsi jawaban. Bisa memilih dari peringkat kampusnya, reputasi jurusan secara umum, fasilitas, sampai dengan alasan sangat personal seperti: suka klub bola di kota tempat kampusnya berada.

Semua benar. Tiap orang pasti punya alasan sangat personal dalam memilih kampus idamannya.

Bahkan alasan seperti – “nilai IELTS saya cukupnya di kampus X” – juga sangat bisa diterima.

Idealnya, pilih memilih kampus bisa dimulai dari pertanyaan:

A. Alasan mengambil kuliah master untuk? (Meningkatkan karir/ pindah karir jadi akademisi/ modal cari kerja)

– apakah jurusan di kampus yang saya pilih modulnya bisa saya manfaatkan untuk upgrading skills terkait pekerjaan saya?

-jika saya ingin fokus jadi akademisi / peneliti, apakah jurusan saya bisa mengakomodasinya?

– Bagaimana profil lulusannya? Apakah setelah lulus, saya pasti terserap lapangan pekerjaan di luar negeri? Apakah dengan expertise ini, saya mudah dapat kerja di Indonesia?

B. Ke negara mana? 

UK: masa studi 12 bulan US/Europe/Aus/Asia: 24 bulan

Setelah menemukan alasan utama studi master, menjawab apakah akan kuliah 12 atau 24 bulan akan lebih mudah.

UK: umumnya IELTS US/Europe/Aus/Asia: umumnya TOEFL

English requirement menentukan persiapan yang ingin kita ambil. Jika biaya kursus dan tes bukan masalah, maka pertimbangan ini dapat gugur dengan sendirinya. Tapi tetap saja, waktu dan effort untuk masing – masing sertifikasi bahasa juga harus dipertimbangkan.

Pemilihan negara juga menentukan jenis beasiswa yang bisa diincar.

Pertimbangannya bukan hanya soal perbandingan “fasilitas” masing masing lembaga beasiswa melainkan juga waktu atau periode seleksi yang berbeda – beda dari tiap beasiswa.

Masih ada pertanyaan lain yang bisa jadi pisau analisis untuk menetukan kampus dan jurusan. Untuk yang berkeluarga misalnya, seringkali memiliki pertanyaan

– apakah kota tempat kampus saya itu ramah anak? Sulitkah mendaftar sekolah?

– apakah mudah menemukan tempat ibadah dan makanan halal?

Dan masih banyak pertanyaan lain. Namun, menjawab Poin A dan Poin B di atas sudah lebih dari cukup untuk menentukan pilihan.

Punya lebih dari satu pilihan jurusan / kampus? Tidak masalah. Yang utama, timing untuk mengatur jadwal memasukkan aplikasi bisa ditaktisi.

Masa masa mencari kampus dan jurusan adalah salah satu bagian terbaik dari persiapan kuliah di luar negeri.

Terutama, pada bagian “students living in X city”. 

Trust me 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s