Iklan Rumah di Instagram Melimpah – Ruah, Thanks or No Thank You?

Mungkin karena saya cukup sering tengak – tengok konten soal rumah, atau saya masuk kategori usia dan tempat tinggal yang ditargetkan pengiklan..

Dua pekan terakhir, tiap saya buka home, explore, bahkan Insta Stories, ada saja iklan perumahan.

Iklannya pun sangat menarik. DP 10 juta, Cicil DP 24x, 20 menit ke CBD, dan seterusnya.

Wait until you get the pricelist.

Trik pertama para agen perumahan adalah menulis DP murah atau cicilan murah. Iya, Dp-nya memang Rp 10 juta, tapi selain itu, konsumen harus lebih dulu membayar booking fee Rp 3 – 15 juta.

Ternyata juga, variabel harga rumah ditentukan sama biaya – biaya. Ada BPHTB, AJB, biaya KPR, pajak.

Lalu, ada juga rumah yang belum dilengkapi listrik dari PLN, pompa air, kanopi untuk garasi, atau bahkan dapurnya belum beratap. 

Yang ingin saya soroti adalah penggunaan Instagram untuk beriklan…

Bukan rahasia lagi, kalau iklan properti selalu WAH. Banyak sekali S&K di balik DP murah atau promo lainnya. 

Tapi, promo – promo tadi pindah dari pamflet yang tidak terbaca, spanduk jalanan yang kita acuhkan begitu saja, ataupun sales berdandan menor yang menanti di kasir toko serba ada.

Kalau dari perspektif ini, saya setuju sih sama langkah para agen / developer untuk memperbanyak iklan di medsos.

Iklan di medsos:

– Murah

– Iklannya ada terus, kecuali di-delete oleh pemilik akun (bayangkan spanduk yang bisa copot atau pamflet yang bisa hilang).

– Fitur untuk langsung mengontak agen. Swipe up iklan, eh kita langsung terhubung ke nomor Whatsapp si agen.

– Konsumen yang cari. Ya, selama saya masih sering ulik – ulik postingan rumah, selama itu pula Instagram akan menyodorkan konten tersebut di Home, Explore, dan Stories. 

Kesimpulannya:

Saya selaku konsumen sih terbantu dengan iklan – iklan itu. 

Tapi… ada baiknya, agen / developer jujur saja dalam memberi harga, fitur, atau promo. Saya pernah menghubungi agen yang iklannya saya dapat di Instagram. Meski tidak pakai fitur swipe up to see more, saya willing to catat manual nomor Mas-nya, lalu saya WA.

Agen tersebut langsung tanya, saya ada budget berapa. Menurut saya itu fair, dibanding promo njelimet nan palsu. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s